Berita

Berita Pendidikan Nasional

Akademi Kebidanan Madina Husada Panyabungan

Akademi Kebidanan Madina Husada Panyabungan

Mudahkanlah, jangan dipersulit!

Liputan6.com, Jakarta - Teknologi printer 3D harus diakui kerap digunakan dalam beberapa tahun belakangan. Hal itu wajar mengingat teknologi ini dapat mendukung beragam kegiatan, termasuk dari sisi pendidikan.

Salah satunya adalah mendorong kemampuan belajar anak-anak dalam menerima pelajaran, seperti yang dilakukan Inspira Academy yang memanfaatkan printer 3D untuk dipakai dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.

Untuk mendukung kegiatan itu, Inspira Academy membuka Innovation Center terlengkap dan terbesar di Indonesia. Fasilitas ini dapat menjadi tempat para inovator muda belajar dan menyalurkan kreativitasnya.

Tempat ini hadir didukung beragam fasilitas terlengkap, seperti printer 3Dscanner 3D, puluhan robot edukasi, dan makerspace. Kehadiran peralatan tersebut dapat dimanfaatkan pula oleh beragam lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak dan dewasa.

Keberadaan fasilitas ini tak lepas dari dukungan sejumlah produk kelas dunia, seperti Stratasys, Makerbot, EnvisionTec, Shinning3D, Flashforge, Ubtech, dan Abilix.

Kurikulum pembelajaran Inspira Academy juga didukung oleh materi pembelajaran dengan kurikulum yang terstruktur dan menyenangkan. Ada tiga displin ilmu yang dimasukkan dalam kurikulum, yakni 3D, creation robotika, dan Steam.

Tiga displin ilmu itu digabungkan agar dapat menarik dan memacu anak berpikir inovatif. Harapannya, peserta didik dapat membuat karya yang dapat berguna bagi kehidupan di sekitarnya.

Kegiatan di Inspira Academy

"Inspira Academy menyediakan kelas regular dari umur 5 tahun hingga dewasa atau profesional dan akan ada workshop mingguan dengan tema menarik," tutur Operational Manager Inspira Academy Robertus dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (28/11/2017).

Beberapa tema yang kerap diangkat di Inspira Academy adalah mp3 boom boxspinnerjewelry design, termasuk robot driver. Innovation Center sendiri berlokasi di Mall of Indonesia, Jakarta

Lebih lanjut ia menuturkan, respons masyarakat terhadap Inspira Academy terbilang positif. hal itu ditunjukkan dengan jumlah peserta yang mendaftar termasuk latar belakang peserta yang beragam, mulai dari UMKM, mahasiswa, ibu rumah tangga, dan anak-anak.

"Berinovasi dan berkreasi adalah keharusan untuk anak-anak zaman now dapat bersaing dengan sumber daya manusia dari luar," ujarnya. Ia pun berharap Inspira Academy dapat mendorong pertumbuhan wirausaha baru seperti yang dicanangkan pemerintah.

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/3178592/inspira-academy-hadirkan-edukasi-3d-printing-pertama-di-indonesia

Liputan6.com, Turki - Unidentify Flying Object (UFO) merupakan benda langit yang keberadaannya masih sering dipertanyakan. Benda yang diduga berasal dari luar angkasa ini dikendarai oleh mahluk yang disebut alien. Meskipun banyak foto dan vidio tentang UFO atau alien, keberadaan mereka masih dipertanyakan.

Karena ingin tahu kebenaran tentang mahluk ini, salah satu universitas di Turki membuka kurikulum terbaru yang mempelajari tentang UFO dan alien.

Universitas Akdeniz di Turki telah membuat penjurusan yang disebut "Ufologi dan Exopolitik" sebagai kurikulum terbarunya. Tujuannya adalah untuk membuat siswa siap memberikan sambutan yang layak kepada UFO dan mahluk luar angkasa.

Persiapan praktis dan diplomasi antar bintang merupakan bagian dari jurusan tersebut. Seperti yang dikatakan Kolbaşi yang dilansir dari Dogan News Agency, para siswa akan belajar tentang dugaan aktivitas alien di Bumi.

Kolbaşi adalah wakil ketua Pusat Penelitian Ilmu Luar Angkasa Sirius UFO yang berbasis di Istanbul. "Kami percaya perwakilan dari dunia (Bumi) dan peradaban luar angkasa akan segera melakukan kontak resmi satu sama lain. Ini akan menjadi perubahan terbesar yang ada di sejarah dunia," kata Kolbaşi.

Sumber: http://citizen6.liputan6.com/read/3180883/diragukan-keberadaannya-ufo-dan-alien-dijadikan-kurikulum

Sabtu, 10 September 2016 01:35

Sejarah

SEJARAH BERDIRINYA AKADEMI KEBIDANAN

MADINA HUSADA PANYABUNGAN MANDAILING NATAL


Berdirinya Akademi Kebidanan Madina Husada Panyabungan diawali dengan  pendirian Yayasan Madina Husada Pada tahun 2006 oleh Drs. Fakruddin Rasyid Nasution selaku Ketua  serta beberapa anggota lainnya sebagai Sekretaris maupun Anggotanya.

Dalam perkembangannya guna meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan dibidang kebidanan dan banyaknya minat masyarakat baik lulusan SMU dan SPK maupun Bidan untuk mengikuti  Pendidikan  D-III kebidanan, maka  Yayasan  Madina berupaya menyelenggarakan Program D-III /Akademi Kebidanan yang berdomisili  di Panyabungan  Mandailing Natal.

Hal tersebut sejalan dengan upaya untuk mengatasi masalah kebutuhan dan peningkatan kualitas SDM dibidang pelayanan kesehatan khususnya Kebidanan terutama di Panyabungan Mandailing Natal, maka tenaga kebidanan perlu ditingkatkan menjadi Ahli Madya Kebidanan  perlu Kebidanan.

Sejarah Unit Pengelola Program Studi Akademi Kebidanan Madina Husada, Yayasan Madina sejak tahun 2007 sudah menaungi Akademi Kebidanan Madina Husada pada tahun 2007 dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional dengan nomor 138/D/O/2007, pada tanggal 3 Agustus 2007.

Rabu, 07 September 2016 18:15

Visi dan Misi

VISI, MISI, TUJUAN, STRATEGI, DAN TATA NILAI

AKADEMI KEBIDANAN MADINA HUSADA PANYABUNGAN


VISI

Menjadi Akademi Kebidanan yang Unggul di Bidang Kebidanan Komunitas berskala Nasional Tahun 2025.

 

MISI

  1. Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan dan pembelajaran kebidanan yang berbasis kompetensi khususnya kebidanan komunitas bagi peningkatan daya saing lulusan,
  2. Melaksanakan penelitian bidang kebidanan berbasis kebidanan komunitas yang menunjang pelayanan kebidanan serta memanfaatkan hasil penelitian bagi pengembangan keilmuan, civitas akademika dan masyarakat,
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat khususnya dalam kebidanan komunitas sebagai wujud nyata kepedulian insane akademik dalam upaya mendorong penerapan asuhan kebidanan,
  4. Melaksanakan dan mengembangkan kerjasama kemitraan dengan berbagai pihak di dalam dan di luar negeri terutama bidang kebidaanan komunitas.

 

TUJUAN

  1. Menghasilkan Ahli Madya Kebidanan/Bidan yang terampil, menguasai kompetensi asuhan kebidanan dan dapat diterima oleh stakeholder dan Masyarakat untuk memberikan layanan asuhan kebidanan khususnya kebidanan komunitas yang berkualitas dan holistic kepada perempuan sesuai siklus hidupnya (health care provider),
  2. Menghasilkan karya penelitian yang berbasis kebidanan komunitas serta menghasilkan karya ilmiah yang menunjang terhadap praktik asuhan kebidanan,
  3. Menghasilkan karya pengabdian masyarakat yang berbasis kebidanan komunitas untuk meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi,
  4. Menghasilkan kerjasama lintas sector di dalam dan di luar negri dengan lembaga pendidikan, organisasi profesi, dan pemerintah dalam pengembangan kebidanan komunitas.

 

STRATEGI

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang unggul dibidang kebidanan komunitas yang dapat di pertanggungjawabkan kepada publik dengan wujud terakreditasinya program studi pada level yang sangat baik,
  2. Meningkatkan kualitas tenaga pendidikan (dosen) dan tenaga pendidikan yang beriman dan bertaqwa serta memiliki etika, integritas dan komitmen untuk mewujudkan visi institusi,
  3. Menghasilkan lulusan yang berkompetensi dan berdaya saing tinggi di bidang ilmu kebidaanan melalui suatu system pembelajaran berstandart nasional khususnya bidang kebidananan,
  4. Menyediakan sumberdaya yang mutakhir, memadai, relevan, terpelihara dan berkelanjutan serta memanfaatkan sumberdaya secara optimal,
  5. Meningkatkan kualitas pelayanan dengan menyediakan beberapa standar operasional,
  6. Meningkatkan kualitas kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga dalam rangka membangun kemitraan,
  7. Menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi dalam rangka membangun kemitraan serta dalam upaya membangun pencitraan kualitas di tingkat nasional,
  8. Membangun kualitas penelitian untuk mendukung terciptanya Akademi Kebidanan Madina Husada sebagai pusat kajian keilmuan tingkat nasional khususnya dibidang kebidanan komunitas,
  9. Meningkatkan kualitas publikasi ilmiah tingkat nasional dan internasional.
  10. Mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang mempunyai HKI

 

TATA NILAI

  1. Beretika,
  2. Bertanggung Jawab,
  3. Kejujuran,
  4. Displin,
Halaman 3 dari 3

Cari

Pengunjung

209406
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
1686
160632
26749
209406

Your IP: 216.73.216.1
2026-03-27 22:45
Powered by KAMPUNGBET